NKRINOW- Politisi Partai Gerindra, Andre Rosiade mengungkapkan, banyak kader Partai Gerindra yang kecewa atas langkah Anies Baswedan, dan merasa Anies telah ‘menikung’ Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Andre mulanya menyampaikan bahwa Anies Baswedan bisa menjadi Gubernur DKI Jakarta berkat jasa Prabowo Subianto dan seluruh kader partai Gerindra. Namun, saat ini Anies yang sudah sukses memimpin Jakarta tengah diusung sebagai Capres oleh Partai NasDem.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu pun berpotensi menjadi rival Prabowo di Pilpres 2024.
“Saya ingin menyampaikan Mas Anies adalah calon gubernur yang pernah didukung oleh Pak Prabowo, Pak Prabowo selalu menyampaikan kepada kami, kader Partai Gerindra, tidak boleh kita mencaci, maki,” kata Andre dalam acara Catatan Demokrasi TVOne pada Rabu (07/12/2022).
Dia mengatakan, kader Gerindra sangat kecewa karena Anies tak pernah meminta izin ke Prabowo sebelum memutuskan maju sebagai Capres 2024. “Ini rasa yang dirasakan oleh kader Gerindra, yang berkeringat, berdarah-darah, membesarkan Mas Anies ternyata Mas Anies menelikung ketua umum kami,” tegasnya.
Kendati begitu, menurut Andre, Prabowo menyampaikan bahwa kader Gerindra tidak perlu mencaci-maki atau mengungkit-ungkit masa lalu Anies Baswedan. Prabowo menginginkan Pemilu 2024 dapat terlaksana dengan riang dan gembira. “Kita tidak usah mencaci maki, atau mengungkit-ungkit itu perintah Pak Prabowo,” ujar Andre.
NKRINOW- Rematik merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan. Hingga kini rasa kaku pada…
NKRINOW- Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas menegaskan agar pelaku praktik terorisme ditindak sesuai…
NKRINOW- Penyidik Bareskrim Polri menyatakan telah memeriksa puluhan saksi terkait kasus dugaan hoaks dan fitnah…
NKRINOW- Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah jajarannya untuk membahas kualitas udara…
NKRINOW- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) membeberkan, modus politik uang pada Pemilu dan Pilkada yaitu…
NKRINOW- Kementerian Luar Negeri RI memulangkan 17 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak…