Berita

PT Bakrie & Brothers Tbk. Berhasil Catat Laba Bersih Senilai Rp140 Miliar Pada Kuartal III/2022

NKRINOW- Pada kuartal III/2022, PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) perusahaan yang tengah fokus menggarap bisnis elektrifikasi transportasi serta industri energi baru & terbarukan (EBT) ini mampu membukukan laba bersih sebesar Rp140 miliar setelah mencatat rugi Rp45 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

“Pendapatan BNBR pada sembilan bulan pertama 2022 meningkat cukup tajam. Kami sangat berterima kasih dengan bangkitnya perekonomian nasional, sehingga kita juga bisa ikut berkembang bersama,” kata Direktur Utama BNBR, Anindya Bakrie dalam telekonferensi di public expose BNBR, Selasa 13 Desember 2022.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan, Roy Hendrajanto M. Sakti menambahkan, tahun lalu perseroan meraih pendapatan sebesar Rp 1,56 triliun. Namun, pendapatannya kini bertambah sebesar hampir 49 persen menjadi Rp 2,3 triliun secara year-on-year (yoy). “Pandemi COVID-19 menyisakan dampak yang signifikan terhadap pendapatan perusahaan pada 2020 dan 2021 lalu. Tahun 2022 ini adalah saat bagi kami menjalankan program recovery,” kata Roy.
Dia mengaku bersyukur bahwa langkah cost management yang dijalankan perseroan, telah turut berperan dalam membuahkan laba bersih bagi perusahaan di sepanjang Januari-September tahun 2022 ini.
Roy meyakini, pihaknya akan mampu untuk secara konsisten melakukan berbagai terobosan, demi memperbaiki posisi keuangan. Terutama dengan menyelesaikan proses restrukturisasi utang, serta menjalankan program efisiensi di tingkat operasional anak usaha. “Upaya kami merevitalisasi neraca keuangan menunjukkan tanda-tanda menggembirakan. Prioritas saat ini adalah merampungkan program restrukturisasi utang, yang telah dimulai sejak beberapa waktu lalu. Semoga bisa segera kami selesaikan,” ujar Roy.
Dia menambahkan, BNBR pada satu titik pernah menjadi holding dari seluruh perusahaan grup. Akan tetapi sekarang grup lebih memfokuskan BNBR di bidang steel works (baja), di bidang infrastruktur, dan di bidang elektrifikasi. “Ini pemikiran dan kerja keras dari tahun 2018. Sebelum bisnis (baru) itu tumbuh, maka alangkah baiknya bisnis inti BNBR pada sektor baja dan infrastruktur, sudah menghasilkan kinerja yang baik. Sehingga kita bisa berpikir bagaimana pengembangan ke depannya. Contoh yang sudah di depan mata adalah VKTR tadi,” ujarnya.
Mediaku

Recent Posts

Ahli: Makan Pizza Dapat Ringankan Gejala Rematik

NKRINOW- Rematik merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan. Hingga kini rasa kaku pada…

3 years ago

Menag Yaqut Minta Pelaku Terorisme Ditindak Sesuai Hukum

NKRINOW- Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas menegaskan agar pelaku praktik terorisme ditindak sesuai…

3 years ago

Bareskrim Tarik 22 Laporan Terkait Rocky Gerung

NKRINOW- Penyidik Bareskrim Polri menyatakan telah memeriksa puluhan saksi terkait kasus dugaan hoaks dan fitnah…

3 years ago

Bahas Kualitas Udara Jabodetabek, Presiden Instruksikan Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

NKRINOW- Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah jajarannya untuk membahas kualitas udara…

3 years ago

Bawaslu: Voucher Belanja atau Uang Digital Jadi Modus Politik Uang di Pemilu 2023

NKRINOW- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) membeberkan, modus politik uang pada Pemilu dan Pilkada yaitu…

3 years ago

Kemlu Pulangkan 17 WNI Korban TPPO di Myanmar

NKRINOW- Kementerian Luar Negeri RI memulangkan 17 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak…

3 years ago