Dari beberapa kluster itu, ia mengungkapkan bahwa ada zona kosong atau seismic gap yang belum melepaskan kekuatannya, sehingga memunculkan kemungkinan gempa bumi besar yang akan diiringi oleh gelombang tsunami.
“Inilah yang kami skenario, skenario kita ambil kemungkinan besaran tertinggi ini juga berdasarkan kajian dari Pusat Studi Nasional kemungkinan M 8,7, dan gempa yang menjadi dasar skenario untuk memprediksi kemungkinan terjadinya tsunami, berapa tinggi gelombang, kapan waktu datangnya, dan jarak masuknya berapa. Sehingga kami melakukan pemetaan bahaya tsunami juga,” terangnya.
Menurut Dwikorita, BMKG juga melakukan pemetaan terhadap kabupaten di Jawa Timur yang berpotensi mengalami tsunami. Berikut adalah rinciannya:
Pantai Teluk Sumbreng Trenggalek: 22 Meter (maksimal)
Pantai Popoh Tulung Agung: 30 Meter (maksimal)

