Menurut Gubernur Ansar, Indonesia sekarang sudah berada di era pasca modern, dengan fenomena post truth, maka makna “Merdeka” harus nyata dirasakan publik, agar tidak mudah termakan oleh tersebarnya hoaks yang semakin gencar seiring berkembangnya media sosial.
“Ditambah lagi dengan terpaan pandemi Covid-19 yang sudah hampir dua tahun melanda bangsa kita dan bangsa di dunia. Pandemi Covid-19 bukan saja menjadi permasalahan suatu negara ataupun daerah tetapi sudah menjadi isu global,” kata Gubernur Ansar.
Berbicara mengenai suatu bangsa yang mandiri dan berdaulat lanjut Gubernur Ansar, tentunya pondasi pertama yang menjadi prioritas adalah Pembangunan Sumber Daya Manusia.
“Strategi pembangunan SDM yang tepat ini diharapkan akan menghasilkan manusia yang unggul dan berdaya saing. Strategi pembangunan SDM suatu Negara atau Daerah akan menjadi faktor kunci dalam memenangkan persaingan global. Hal tersebut dikarenakan Penguatan SDM menuju manusia unggul akan meningkatkan produktivitas kerja dalam berbagai lini dan bidang” paparnya.
Menurut Gubernur Ansar, hal itu beriringan dengan harapan strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju dengan potensi bonus demografi dan limpahan sumber daya alam yang sesuai dengan Visi Provinsi Kepulauan Riau yakni “Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing dan Berbudaya”.

