NKRI NOW
llustrasi vaksinasi pekerja.(Lip98.com)
Daerah Life style

Vaksinasi di Batam Capai 73 Persen, Tapi Ada Selisih Jumlah

Mengenai keluhan tersebut, Didi menuturkan bahwa prosedur “Tembak Langsung” yang dilakukan oleh pihak ketiga, kepada Dinas Kesehatan Provinsi Kepri.

Hal ini tentunya berdampak terhadap permintaan kuota vaksin, yang selalu diminta oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

“Itu yang membuat seakan-akan, kalau kita meminta tambahan vaksin agak susah turun. Tapi tidak untuk pihak ketiga,” lanjutnya.

Selain itu, pelaksanaan vaksinasi oleh pihak ketiga ini, juga mengalami masalah mengenai data penerima vaksin, yang dilaporkan langsung oleh pihak penyelenggara kepada Provinsi Kepri, tanpa diketahui oleh Dinkes Batam.

Hal ini sempat menjadi polemik, dikarenakan sebelumnya ada selisih data hingga dua ribu orang, antara data yang dimiliki Pemko Batam dan Provinsi Kepri, saat memberikan laporan capaian vaksinasi ke Pemerintah Pusat.

“Ada selisih dua ribu orang data di Dinkes Batam dan Dinkes Kepri. Akhirnya oleh Wali Kota diminta pendataannya dikembalikan ke Batam. Sementara yang di Pusat bilang data itu tidak bisa ditarik kembali,” tegasnya.

Related posts

Bizhare Luncurkan Aplikasi Mobile Perdana dengan Sistem, Fitur, dan Berbagai Penawaran Bisnis Unggulan

admin

PKK Kepri Panen Cabai, Rasa Syukur Akan Melipatgandakan RezekiĀ 

admin

Kasus Penyerang Ustaz di Batam Lanjut Proses Hukum

admin

Ini Pesan Gubernur Ansar saat Jadi Inspektur Upacara HUT Kemerdekaan di Kepri

admin

Eks Menkes Prihatin Kematian Covid Tinggi Ditengah Program Vaksinasi

admin

Lanud Hang Nadim Dukung Serbuan Vaksinasi Covid 19 di BatamĀ 

admin