NKRI NOW
Ilustrasi Tanaman Ganja di Kebun milik petani di USA.(ist)
Internasional Kesehatan

Nasib Rokok Tembakau & Vape, Serta Masa Depan Ganja

Pada tahun yang sama, unit venturing perusahaan BAT, Btomorrow Ventures (BTV), menginvestasikan US$25 juta di Trait Biosciences Kanada, sebuah perusahaan riset cannabinoid yang berfokus pada minuman berbasis CBD.

Ketika industri ganja bergerak lebih jauh ke arus utama karena lebih banyak negara bagian melegalkannya untuk penggunaan medis dan rekreasi, perusahaan tembakau mencoba mendiversifikasi produk mereka.

Diversifikasi ini tidak hanya dengan berinvestasi pada alat merokok baru yang kemungkinan tidak terlalu berbahaya dibandingkan rokok tradisional, seperti Juul (Altria) dan IQOS (PMI), tetapi juga dengan memberikan perspektif baru kepada konsumen mereka, seperti produk ganja.

Industri ganja dapat dianggap sebagai pelopor diversifikasi dalam hal ini. Perusahaan ganja sudah menjual produk yang mengalihkan dari konsumsi tradisional ganja, termasuk produk ganja berbasis vape, makanan, minyak, dan minuman.

Namun, minat raksasa tembakau untuk ganja tidak terbatas pada penggunaan rekreasinya. Investasi Imperial Brands di perusahaan biofarmasi OCT menunjukkan minatnya pada segmen medis industri ganja.

Ketertarikan Big Tobacco dalam industri ganja tidak hanya terlihat dalam operasi bisnis, tetapi juga melalui operasi lobi. Seperti yang dilaporkan Cannabis Wire, perusahaan tembakau Altria melobi penjualan ganja di Virginia.

Related posts

Seluruh Mentri Malaysia Sumbangkan Gaji Untuk Penanganan Covid 19

admin

Luar Biasa, Capaian Vaksinasi Kepri Lampaui Target Nasional

admin

Police Arrest 9 Pakistani Foreigners in Batam Island

admin

Orang Paling Dicari Amerika Dengan Harga Kepalanya US$5 juta, Tiba di Kabul

admin

Kepala Bakamla RI Vicon Dengan Komandan Singapore Police Coast Guard Bahas Keamanan Laut Perbatasan

admin

Gubernur Ansar Dukung Penuh Kegiatan Gebyar Melayu Pesisir Seri-2

admin