NKRI NOW
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto.(Ist)
Nasional Politik

Miliki Nilai Tinggi, Airlangga Paling ‘Esentrik’ Menyedot Perhatian Publik

Golkar dalam agenda Pilpres 2024 memang diuntungkan, karena memiliki kira-kira 14 perse kursi di DPR, sehingga hanya butuh sisa 6 persen untuk mencalonkan presiden.

Hal ini membuat Golkar dan Airlangga sebagai partai dan figur yang “seksi”, karena memiliki posisi tawar yang sangat tinggi. “Pak Airlangga saya kira punya peluang untuk bisa maju dan bertemu banyak tokoh,” kata Arya.

Dalam hitungan politik, saat ini waktunya sudah sangat dekat untuk mulai membuat strategi dan program menuju 2024, sehingga sangat wajar jika aktivitas politik dari tokoh seperti Airlangga ini mulai ditingkatkan.

“Saat ini waktu yang ideal dan pas untuk melakukan mobilisasi politik, seperti yang dilakukan Pak Airlangga. Semakin dini calon itu melakukan sosialisasi politik ke publik, maka semakin baik pula bagi masyarakat,” tutur Arya.

Pasalnya, masyarakat menjadi tahu apa program dari Airlangga yang ingin maju di Pilpres 2024. Selain itu, memberikan kesempatan bagi Menko Perekonomian RI ini untuk bertemu dengan banyak orang dan menjalin komunikasi politik. Bahkan, sangat potensial untuk terus meningkatkan elektabilitasnya melalui sosialisasi.

Selain itu, tokoh-tokoh populer, umumnya tidak memiliki dukungan partai yang secara tegas mendukung mereka. Misalnya, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, atau Ridwan Kamil. Sementara itu, tokoh yang benar-benar dominan dengan memiliki elektabilitas di atas 30 persen juga tidak ada. Faktor-faktor itu membuat posisi partai sangat strategis.

Related posts

Puan Maharani Temui Jokowi di Istana, Bahas Pemilu 2024

Mediaku

Eks Menkes Prihatin Kematian Covid Tinggi Ditengah Program Vaksinasi

admin

Menko Polhukam Mahfud MD: Tahun Depan Kita Pemilu, Cari Presiden Yang Benar

Mediaku

Wow, Kepala Sekolah Ini Miliki Harta Sejajar Dengan Para Mentri

admin

Ganjar Pranowo Ungkap Kriteria Cawapres 2024

Mediaku

DPR Cecar PPATK soal Transaksi Janggal Rp 349 T Kemenkeu

Mediaku