NKRI NOW
Politik

Bambang Pacul Peringatkan Kader PDIP Jangan Dukung Ganjar Pranowo

NKRINOW- Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDI Perjuangan Bambang Wuryanto  alias Bambang Pacul melarang kader agar tak mendukung Ganjar Pranowo menjadi calon presiden 2024. Namun, dirinya, tak mempersoalkan banyaknya relawan mendukung Ganjar Pranowo untuk menjadi capres.

“Jadi kalau ada rakyat yang mau katakan itu atau relawan yang mau dukung-dukung ya monggo. Artinya monggo itu ya kita tidak bisa melarang kalau relawan. Tapi kalau dari PDI Perjuangan pasti kita peringatan, kalau di PDI Perjuangan tidak ada karena kita tegak lurus semuanya,” kata dia di Bantul, Jawa Tengah, Sabtu (17/12).

Bambang Pacul mengingatkan bahwa sesuai dengan amanat Undang Undang Dasar 1945, yang berhak mencalonkan presiden ialah partai politik, bukan relawan. Dengan begitu, ia menegaskan, gabungan relawan sekalipun tidak memiliki hak untuk mencalonkan capres dan cawapres.

“Kalau relawan tidak ada dalam undang-undang kok, kan di UUD 1945 itu clear, yang mencalonkan adalah parpol atau gabungan parpol yang memenuhi ambang batas 20 persen, itu undang-undangnya. Kalau konstitusinya itu tadi UUD 1945 parpol dan gabungan parpol,” ujarnya.

Oleh karenanya, kata dia, jika relawan ataupun gabungan relawan ingin mencalonkan Ganjar, lebih dulu membuat partai politik, bukan malah mengintervensi partai politik.

“Kalau memang perform ya relawan bikin dong partai supaya kita bisa bertanding bersama-sama, kan begitu. Jangan pasang-pasang gambar, mempengaruhi persepsi publik tetapi dia sendiri sebenarnya tidak punya hak. Itu namanya fait accompli kepada partai-partai, tidak bisa begitu,” pungkasnya.

Related posts

Facebook dan WhatsApp Resmi Blokir Akun Taliban

admin

TNI AL Pastikan Selalu Awasi Laut Natuna Dari Kapal Asing 

admin

PDIP Ungkap Kerugian Pemilu Sistem Proporsional Terbuka

Mediaku

Ini Alasan, Publik Figur Ramai Yang Bergabung ke PBB

admin

Prabowo Subianto: Ganjar dan Anies Sama-sama Putra Terbaik Bangsa

Mediaku

PDIP: Lebih ‘Gentle’ Kalau Menteri Asal Partai Nasdem Mundur

Mediaku