NKRI NOW
Berita Politik

Gerindra: Safari Politik Gus Muhaimin Cara Perkuat Basis Dukungan

NKRINOW-  Sekjen Gerindra Ahmad Muzani  mengatakan pernyataan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang menyebut kedua partai itu adalah penghubung Koalisi Indonesia Besar (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) sudah dikomunikasikan kepada Gerindra.

“Langkah Pak Muhaimin untuk bertemu sejumlah tokoh, termasuk dengan Demokrat dan Golkar adalah langkah yang sebelumnya sudah dibicarakan dengan kami saat Pak Muhaimin bertemu Pak Prabowo,” ujar Muzani usai melayat Almarhum M. Taufik di Jakarta Timur, Kamis (4/5).

“Langkah Pak Muhaimin untuk bertemu sejumlah tokoh, termasuk dengan Demokrat dan Golkar adalah langkah yang sebelumnya sudah dibicarakan dengan kami saat Pak Muhaimin bertemu Pak Prabowo,” tandas Muzani.

“Intinya kami support atas langkah dari PKB dalam hal ini Pak Muhaimin dan upaya melakukan penjajakan terhadap beberapa partai yang dimungkinkan bergabung dalam Koalisi Besar, sebuah langkah yang baik dan menjadi cara kita memperkuat basis kepercayaan rakyat kepada capres kami,” tutur Muzani menambahkan.

Diketahui, Airlangga dan Cak Imin telah bersepakat membentuk Koalisi Inti untuk menjembatani pembentukan Koalisi Besar. Koalisi Inti ini akan melobi partai di KIB dan KKIR serta di Koalisi Perubahan untuk bergabung di Koalisi Besar.

Hanya saja, Koalisi Inti ini secara aturan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden sudah memenuhi syarat 20 persen atau 115 kursi untuk pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024.

Related posts

Respon Duet Prabowo-Ganjar, Hasto Kristiyanto: Capres Harus Dari PDIP

Mediaku

PDIP Yakin Presiden Jokowi Akan Kembali Reshuffle Kabinet di 2023

Mediaku

Presiden Jokowi: Siapkan dan Jaga agar Pemilu 2024 Hasil dan Prosesnya Baik

Mediaku

Diskon Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selama Tiga Tahun

Mediaku

Gubernur Lampung Tinjau Kondisi Jalan Rumbia Lamteng Jelang Rencana Kedatangan Jokowi

Mediaku

Insiden Penembakan Kantor MUI: Pelaku Berdomisili di Lampung

Mediaku