NKRI NOW
Berita

KKB Kembali Berulah, Lakukan Penyerangan Lokasi Tambang di Pegunungan Bintang Papua

NKRINOW- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah. Kali ini KKB menyerang dan membakar lokasi camp mining 81 Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Mereka juga membunuh satu orang di lokasi itu.

Serangan ini terjadi pada Sabtu (5/11), sekitar pukul 18.00 WIT. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, korban meninggal dunia lantaran kehabisan darah setelah disabet senjata tajam tepat mengenai pergelangan tangan.

“Korban mengalami luka sabetan sajam di pergelangan tangan hingga putus. Itulah yang menjadi dugaan penyebab meninggalnya korban lantaran kehabisan darah,” kata Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal melalui keterangan pada Minggu (06/11/2022).

Korban meninggal dunia sudah di evakuasi ke Tanah Merah Kabupaten Boven Digoel. “Saat ini, korban dan saksi-saksi dievakuasi ke Tanah Merah Kabupaten Boven Digoel. Selanjutnya, para saksi akan dimintai keterangan,” ujarnya.

Lokasi Dekat Serangan Sebelumnya

Kamal menegaskan, situasi di Kabupaten Pegunungan Bintang sudah relatif aman dan kembali kondusif. “Situasi di Kampung Kawe Kabupaten Pegunungan Bintang relatif aman dan kondusif, personel gabungan terus meningkatkan penjagaan dan patroli,” tutupnya.

Dia menjelaskan, pelaku merupakan kelompok Bocor Sobolim dari Yahukimo. Tempat Kejadian Perkara (TKP) penyerangan ini bersebelahan dengan TKP sebelumnya. Saat itu, salah satu pekerja dipenggal kepalanya.

“Pelaku yang melakukan pembakaran tersebut adalah kelompok Bocor Sobolim dari Yahukimo, dan lokasi TKP bersebelahan dengan TKP sebelumnya yang mana salah satu penambang dipenggal kepalanya,” jelasnya.

Related posts

Gerindra: Safari Politik Gus Muhaimin Cara Perkuat Basis Dukungan

Mediaku

Polisi Telah Dapatkan Identitas Penyebar Ancaman Bom di Konser NCT 127

Mediaku

Panji Gumilang Ditahan Selama 20 Hari

Mediaku

Polisi Kerahkan 587 Personel Amankan Arak-arakan Timnas U-22

Mediaku

ICW Hingga Saat Ini Belum Terima Surat Resmi Somasi KSP Moeldoko

admin

Anies Baswedan Beberkan Alasan Jarang Bawa Media: Kita Bekerja untuk Masyarakat, Bukan untuk Diberitakan

Mediaku